Sunday, October 29, 2017

Menulis surat cinta

Melalui rintik hujan malam ini kuluapkan rasa rindu pada sang pemilik rindu
Bismillah...
Di dalam jiwa yang rusak karena dosa
Yang mungkin tak mudah untuk terobati..
Karena aku bodoh dan tak mampu untuk menembus obat...
Biarlah...
Aku tanggung semua akibatvyang aku perbuat..
Adanya akibat pasti ada sebab...
Hukum hidup..
Sebab akibat....

Hanya satu penawar yang mampu mengobati...
Taubat..
Taubatan nasuha..
 


                         Kutuliskan surat cinta


Kurayu diriMU...
Di dalam tengahnya malam..
Ku sirami pipiku dengan air ketulusan..
Demi..
Turunnya sifat asihmu padaku..

Oh tuhan...
Aku yakin atas segala sesuatu..
Engkau yang menghendaki..
Ini adalah urusanMU...
Oh tuhan..
Menguji kelayakan ku sebagai hambamu yang hina..

Mungkin aku terlahir berbeda dengan yang lain...
Jiwaku terbelunggu..
Seperti dua sisi yang menarikku..
Tapi aku berposisi di tengah..
sehingga akupun bingung pilih yang sebelah mana..
Kedua sisi begitu sama kuatnya..
Oh tuhan..

Bukakanlah..
Mana yang harus aku pilih.
Engkaulah sebaik baik penolong..


By.Sedulur papat limo pancer

No comments:

Post a Comment

Berharap turunya cinta

Tak seindah dalam angan-angan. Pahitnya hidup yang sering membuatku tak kuat menahan. Pahitnya di pulau sebrang Pahitnya hidup numpang di...