Tuesday, October 31, 2017

Seuntai surat cinta

Pahitnya hidup
Hidup terasa pahit,jika hidup kurang menyadari,
Oh jiwa..
Karena jiwa masih terkuasai oleh keegoisan
Bisa juga karena jauhnya dengan tuhan..
Bukan tuhan yang jauh..
Tapi diri yang menjauh..



            Pengorbanan hidup


Keringat bercucuran
Nyawapun jadi taruhan
Itu semua demi kewajiban..
Demi terpenuhinya kebutuhan..

Kebutuhan!
Bukan keinginan yang beridentik dengan nafsu
Tapi itu semua sangatlah di sayangkan..
Didalam hatinya penuh dengan rasa terpaksa
Bukan keikhlasan lillah..
 Oh tuhan...
Sungguh kurang rasannya..jika belum ada keikhlasan...
Ikhlaskan lah..

Jika belum bisa..
Sabarkan lah...
Oh tuhan..

Jika belum juga,
berilah rasa mau menerima dalam hidup

Agar dalam hati
Tertanam rasa damai..
Nyaman dalam hidup..
Menerima dengan lapang dengan apa yang engkau kehendaki...
Oh tuhan..
Inilah diri yang penuh dengan segala dosa
Sehina hinanya manusia..
Berilah obat untuk segala bahagia..

Untuk bahagia....


Dimanapun tempatnya..kapanpun..
Dengan siapa akupun tak peduli..
Asal engkaU meridhoi perjalananku..
BAHAGIA!
Bukakanlah pintu hati..
Bukakanlah rahasia antara aku dan engkau
Kehendaki aku selalu BISA bercinta denganMU...


by.sedulur papat limo pancer


No comments:

Post a Comment

Berharap turunya cinta

Tak seindah dalam angan-angan. Pahitnya hidup yang sering membuatku tak kuat menahan. Pahitnya di pulau sebrang Pahitnya hidup numpang di...